Rabu, 18 Oktober 2017
Jumat, 10 Maret 2017
MAKALAH ASBABUN NUZUL 3
BAB I
PEDAHULUAN
Al-Qurâan
adalah merupakan kalamullah (firman Allah) yang mengandung mukjizat, yang
diturunkan kepada Nabi dan Rasul terakhir, dengan perantaraan Al-Amin Jibril
as. Yang tertulis dalam mushaf, yang disampaikan kepada kita secara mutawatir
yang dianggap sebagai ibadah membacanya, yang dimulai dengan surat Al-Fatihah
dan ditutup dengan surat An-Nas. Al-Qurâan sebagaimana dimaksud dalam definisi
tersebut adalah merupakan pedoman utama ummat Islam dalam hidup dan
kehidupannya sehari-hari baik dalam hal ibadah maupun dalam hal muâamalah.
Untuk itu maka Al-Qurâan perlu dikaji, dipelajari dan dihayati sehingga isi
kandungan Al-Qurâan tersebut dapat dipedomani dan dilaksanakan serta dapat
dijadikan petunjuk bagi ummat manusia dalam hidup dan kehidupan sehar-hari.
Ulama berpedoman
tentang dasar mengetahui asbab nuzul adalah riwayat yang shahih yang berasal
dari Rasulullah SAW, atau dari Shahabat dan tidak ada tempat untuk ijtihad.
Dengan demikian para shahabat dan tabiin adalah satu-satunya sebagai sumber
pengetahuan mengenai asbab nuzul.
BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian, Sebab Nuzul dan Fungsinya dalam
Memahami Al-Qur’an
a. Pengertian
Asbab Nuzul adalah
peristiwa turunnya suatu ayat atau beberapa ayat Al-Qur’an mengenai suatu
kejadian atau penjelasan suatu hukum ketika saat
diturunkannya. Atau dengan kata lain bahwa asbab nuzul adalah suatu
hal yang karenanya al-Qur’an diturunkan untuk menjelaskan suatu hukum, pada
masa hal itu terjadi, baik berupa peristiwa atau pertanyaan.
Menurut bahasa, asbabun nuzul berarti sebab turunnya ayat-ayat Al-Quran.
Sedang menurut istilah, asbabun nuzul berarti sesuatu yang dengan sebabnya
turun suatu ayat itu akan memberi jawaban terhadap sebab itu atau menerangkan
hukumnya pada masa terjadinya sebab.
b. Fungsi
Adapun fungsi dalam Asbabun Nuzul yaitu :
Pertama :
Mengetahui hikmah diundangkannya suatu hukum dan perhatian syara’ terhadap
kepentingan umum dalam menghadapi segala peristiwa karena sayangnya kepada
umat.
Kedua : Membantu
dan mempermudah pemaham ayat-ayat Al-Qur’an dengan pemahaman benar, dan
menghilangkan segala bentuk keraguan, karena tidak mungkin seseorang bisa
memahami hukum dengan benar kecuali setelah mengetahui asbab nuzulnya.
Ketiga : Faedah
yang lain, adalah untuk mengkhususkan ( membatasi ) hukum yang diturunkan
dengan sebab yang terjadi, bila hukum itu dinyatakan dengan bentuk yang khusus.
Keempat : Faedah
yang lain, adalah untuk mengkhususkan ( membatasi ) hukum yang diturunkan
dengan sebab yang terjadi, bila hukum itu dinyatakan dengan bentuk yang khusus.
Kelima : Faedah
asbab nuzul yang lain, penjelasan hukum baru. Contoh tentang niat menjadi
syarat landasan diberikannya pahala.
2. Macam-macam Asbabun Nuzul
Dari segi jumlah sebab dan ayat yang turun dibagi
dua, yaitu :
- Ta’addud Al-Asbab wa Al-Nazil Wahid (sebab-sebab turunnya lebih dari satu
dan ini
persoalan yang terkandung dalam ayat / sekelompok ayat yang turun
satu.
2. Ta’addud Al-Nazil wa Al-Sabab Wahid (persoalan yang terkandung dalam ayat
2. Ta’addud Al-Nazil wa Al-Sabab Wahid (persoalan yang terkandung dalam ayat
/
sekelompok ayat yang turun lebih dari satu sedang sebab turunnya satu.
Jika ditemukan dua riwayat/lebih tentang sebab turunnya ayat dan masing-masing menyebutkan suatu sebab yang jelas dan berbeda dari yang disebutkan lawannya, maka kedua riwayat diteliti dan dianalisa. Permasalahannya ada 4 bentuk :
1. Satu sahih satu tidak, maka dipilih riwayat yang sahih dan menolak yang tidak
Jika ditemukan dua riwayat/lebih tentang sebab turunnya ayat dan masing-masing menyebutkan suatu sebab yang jelas dan berbeda dari yang disebutkan lawannya, maka kedua riwayat diteliti dan dianalisa. Permasalahannya ada 4 bentuk :
1. Satu sahih satu tidak, maka dipilih riwayat yang sahih dan menolak yang tidak
sahih.
2. Keduanya sahih tapi salah satu punya penguat(murajih), maka dipilih yang
2. Keduanya sahih tapi salah satu punya penguat(murajih), maka dipilih yang
punya
penguat.
3
Keduanya sahih dan tidak
punya penguat, tapi keduanya dapat diambil
sekaligus, maka penyelesaiannya dengan mengganggap banyaknya sebab turunnya ayat.
4. Keduanya sahih, tidak punya penguat dan tidak
diambil semuanya karena
waktu
peristiwanya jauh berrbeda, maka penyelesaiannya dengan
mengganggap berulang-ulang ayat itu turun sebanyak asbabun nuzulnya.
3. Berbilangnya riwayat sebab Asbabun Nuzul
untuk satu ayat dan sebaliknya.
Dianataranya salah satu persoalan berbilangnya riwayat sebab Asbabun
Nuzul untuk salah satu ayat dan sebaliknya
maka muncul beberapa kemungkinan sebagai berikut :
- Kedua riwayat itu yang salah satu Shahih dan yang lain tidak Shahih
- Kedua riwayat itu sama-sama dan yang satu ada dalil yang memperkuat sedangkan lain tidak ada.
- Kedua riwayat ini sama-sama shahih dan tidak ditemukan dalil yang memperkuat salah satunya, tetapi sangat komrpomikan
- Kedua riwayat itu sama-sama shahih tidak terdapat dalil yang memperkuatkan salah satunya dan kedua-duanya tidak mungkin dipakai.
Jika mendapat kasus dalam menerangkan Asbabun Nuzul suatu ayat.
Sebagaimana tersebut diatas maka melalui jalan alternatif pemecahannya adalah
sebagai berikut :
- Apabila kedua riwayat itu shahih, yang pertama menyebutkan sebab turunnya ayat dengan tegas, sementara yang kedua tidak menyebutkan secara tegas, maka yang diambil adalahriwayat yang pertama.
- Apabila kedua riwayat tersebut shahih, mungkin salah satunya ditarjihkan atau karena salah satu lagi diriwayatkan oleh perawi yang menyaksikan sendiri, maka dipilih riwayat yang lebih rajin (kuat)
- Apabila kita mengambil dua riwayat yang menerangkan Sababiyah riwayat yang lebih rajin dan lebih sahih, sementara riwayat yang lain shahih tetapi marjuh (dipandang lebih lemah), maka yang diambil adalah riwayat yang sahih.
BAB II
KESIMPULAN
A. Kesimpulan
Atas dasar pembahasan hal-hal tersebut di atas, maka dapat diambil
kesimpulan sebagai berikut
1. Asbabun Nuzul adalah satu bidang ilmu pengetahuan yang membeicarakan
tentang sebab-sebab turun suatu ayat atau beberapa ayat yang mengandung sebab
itu, atau memberi jawaban terhadap sebab itu, atau menerangkan hukumnya pada
masa terjadinya sebab tersebut.
2. Ilmu Asbabun Nuzul memagang peranan yang sangat penting dalam memahami
Al-Qurâan secara utuh dan benar, sehingga merupakan persyaratan yang sangat
penting bagi seorang yang ingin menafsirkan Al-Qurâan.***
DAFTAR PUSTAKA
Rida, Rasyid, Asbabun Nuzul, Matba' ah
alManar, Mesir tanpa tahun.
Bacchtiar, Harsja W, Kaedah
Asbabun Nuzul , Cet. Ke-4, Pustaka Sinar Harapan , Jakarta, 1990.
Ibnu Rusydi, Bidayatu al-Mujtahid wa Nihayat
al-Muqtashid, Jilid I, Dar al-Fikri, tanpa tahun.
MAKALAH ASBABUN NUZUL 2
BAB I
PENDAHULUAN
Dalam makalah
ini penulis akan menguraikan beberapa pokok permasalahan antara lain :
- pengertian Asbabun Nuzul
- Cara-cara Al-Qur’an Diturunkan
- Tempat dan lamanya Al-Qur’an diturunkan
- Beberapa faedah (kegunaaan) mempelajari Asbabun Nuzul
Dengan uraian yang nantinya penulis
tuliskan diharapkan pengetahuan dan ketrampilan untuk menguraikan Al-Qur’an dan
Asbabun Nuzul.
BAB II
PEMBAHASAN
1.
Pengertian
Asbabun Nuzul
Menurut Etimologi (bahasa) Asbabun Nuzul artinya suatu ungkapan yang
maksud makna lainnya bentuk atau sebab-sebab adapun Nuzul adalah maksud
ungkapan makna lainnya ialah turun.
Sedangkan menurut pengertian termminologi (Istilah) Asbabun Nuzul adalah sebagai berikut:
- ayat-ayat Asbabun Nuzul adalah turunnya suatu ayat yang mengungkapkan suatu permasalahan dan menerangkan hukum suatu pada saat terjadinya suatu peristiwa. Definisi ini dikemukakan oleh Shubhi Shalih.
- Ayat-ayat Asbabun Nuzul adalah ayat yang maksudnya adakala berbentuk peristiwa atau adakala berbentuk pertanyaan.
ayat-ayat Asbabun Nuzul adalah
ayat yang maksudnya mempunyai peran yang sangat penting karena kekuatan
(Kebasahan) suatu riwayat Asbabun Nuzul tergantung persoalan kuat (shahih)
atau lemah (ahaif) serta otentik atau palsunya hadis yang diriwayatkan.
2. Cara-cara Al-Qur’an Diturunkan
Diriwayatkan
oleh Al-Qur’an-Zarqani bahwa pendapatnya tentang taat cara diturunkan Al-Qur’an
dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, menurutnya Al-Qur’an diturunkan dengan
melalui tiga fase
Pertama, Al-Qur’an diturunkan oleh Allah SWT
kelauh Mahfuzh, sebagaimana dinyatakan dalam ayat: ====
Kedua : Al-Qur’an
diturukan ke baitul Izzah dilangit dunia, pada malam yang diberkati, yaitu
malam Al-Qadar yang terdapat dalam bulan ramadhan. Dalam firman Allah:
![]() |
Artinya: sesungguhnya kami telah menurunkan Al-Qur’an pada
malam yang diberkati dan sesungguhnya inilah yang memberi peringatan”

Ketiga : Al-Qur’an diturunkan dari langit dunia kepada Nabi Muhammad SAW dengan melalui malaikat Jibril AS dalilnya, firman Allah:
![]() |
Artinya : dan Al-Qur’an Kami turunkan sebagian-sebagian,
supaya engkau bacakan kepada manusia dengan berangsur-angsur, dan Kami turunkan
terus menerus”.
3. Tempat dan lamanya Turunnya Al-Qur’an

4. Faedah Mempelajari Asbabun Nuzul
Secara rinci Al-Zarwani menyebutkan beberapa fungsi dalam memahami Ilmu
Asbabun Nuzul adalah sebagai berikut :
- Permasalahan tentang Asbabun Nuzul adapat memberikan pengetahuan tentang rahasia Allah SWT secara khusus dalam mensyari’atkan hukum-hukum didalam Al-Qur’an.
- Pamahaman tentang Asbabun Nuzul dapat membantu dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an dan menghindarkan kesulitan
- Pemahaman tentang Asbabun Nuzul dapat membantu dugaan adanya Hars (pembatasan) dalam ayat yang secara Zahirnya terlihat adanya Hars (pembatasan)
- Pemahaman tentang Asbabun Nuzul dapat mengkhususkan hukum pada sebab menurut ulama yang memandang bahwa yang mesti diperhatikan adalah kekhususan sebab bukan keumuman lafalz
- Pemahaman tentang Asbabun Nuzul dapat memberikan pengetahuan pula bahwa sebab turunnya suatu ayat sekalipun ada yang mentaksirkan.
- Pemahaman tentang Asbabun Nuzul dapat mempermudah orang menghafal ayat-ayat Al-Qur’an dan memperkuat keberadaan wahyu dalam ingatan orang yang mendengarnya.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa ini Asbabun Nuzul adalah
ayat-ayat yang menunjukan ketegasan mengenai sebab turunnya ayat, dan
pengetahuan terhadap Asbabun Nuzul ini banyak kontibusi dalam memahami
ayat-ayat Al-Qur’an
B. Saran
Kepada para pembaca uraian makalah
diatas diharapkan dapat mengamalkan apa yang diketahui tentang Asbabun Nuzul
dan bagaimana perkembangan ilmu tersebut dalam memahami Al-Qur’an.
MAKALAH ASBABUN NUZUL
BAB I
ILMU ASBABUN NUZUL
Salah satu permasalahan ulum Al-Qur’an yang sangat dibutuhkan didalamnya
adalah :
Kategorisasi Asbabun Nuzul itu
bersifat situasional yang harus diteliti atau bisa memberikan suatu
kesimpulan tentang suatu riwayat sebagai asbabun nuzul, sebab walaupun riwayat
itu datang dari sahabat bakan berarti riwayat tersebut sudah pasti benar dan
tidak perlu ditelitoi lagi.
1.1 Pengertian
sebab Asbabun Nuzul dan fungsinya dalam memahami Al-Qur’an
- Sebab Asbabun Nuzul
Menurut Etimologi (bahasa) Asbabun Nuzul artinya suatu ungkapan yang
maksud makna lainnya bentuk atau sebab-sebab adapun Nuzul adalah maksud
ungkapan makna lainnya ialah turun.
Sedangkan menurut pengertian termminologi (Istilah) Asbabun Nuzul adalah sebagai berikut:
- ayat-ayat Asbabun Nuzul adalah turunnya suatu ayat yang mengungkapkan suatu permasalahan dan menerangkan hukum suatu pada saat terjadinya suatu peristiwa. Definisi ini dikemukakan oleh Shubhi Shalih.
- Ayat-ayat Asbabun Nuzul adalah ayat yang maksudnya adakala berbentuk peristiwa atau adakala berbentuk pertanyaan.
- ayat-ayat Asbabun Nuzul adalah ayat yang maksudnya mempunyai peran yang sangat penting karena kekuatan (Kebasahan) suatu riwayat Asbabun Nuzul tergantung persoalan kuat (shahih) atau lemah (ahaif) serta otentik atau palsunya hadis yang diriwayatkan.
- Fungsi dalam memahami Al-Qur’an
Secara rinci Al-Zarwani
menyebutkan beberapa fungsi dalam memahami Al-Qur’an adalah sebagai berikut :
- Permasalahan tentang Asbabun Nuzul adapat memberikan pengetahuan tentang rahasia Allah SWT secara khusus dalam mensyari’atkan hukum-hukum didalam Al-Qur’an.
- Pamahaman tentang Asbabun Nuzul dapat membantu dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an dan menghindarkan kesulitan
- Pemahaman tentang Asbabun Nuzul dapat membantu dugaan adanya Hars (pembatasan) dalam ayat yang secara Zahirnya terlihat adanya Hars (pembatasan)
- Pemahaman tentang Asbabun Nuzul dapat mengkhususkan hukum pada sebab menurut ulama yang memandang bahwa yang mesti diperhatikan adalah kekhususan sebab bukan keumuman lafalz
- Pemahaman tentang Asbabun Nuzul dapat memberikan pengetahuan pula bahwa sebab turunnya suatu ayat sekalipun ada yang mentaksirkan.
- Pemahaman tentang Asbabun Nuzul dapat mempermudah orang menghafal ayat-ayat Al-Qur’an dan memperkuat keberadaan wahyu dalam ingatan orang yang mendengarnya.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa ini Asbabun Nuzul adalah
ayat-ayat yang menunjukan ketegasan mengenai sebab turunnya ayat, dan
pengetahuan terhadap Asbabun Nuzul ini banyak kontibusi dalam memahami
ayat-ayat Al-Qur’an
Difinisi ditemukan oleh Ibnu
Talmiyah
1.2 Macam-macam
seba Asbabun Nuzul dan contohnya
Diantara macam-macam sebab Asbabun Nuzul adalah sebagai berikut:
Aspek yang
membentuk Asbabun Nuzul itu dapat diklasifikasikan menjadi dua bentuk :
- Asbabun Nuzul ada yang berbentuk pertanyaan
- Asbabun Nuzul ada yang berbentuk pertanyaan
Bentuk yang pertama meliputi tiga jenis peristiwa, yaitu : berupa
pertengkaran, berupa kesalahan serius dan juga berupa cita-cita atau keinginan.
Bentuk yang kedua berupa pertanyaan, seperti
suatu yang terjadi dimasa lalu, masa yang sedang berlangsung dan masa
yang akan datang.
- Contoh Asbabun
Nuzul yang berupa peristiwa diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Hubbab Ibn
Al-Qur’an-arat.
Berkata” Aku berprofesi sebagai tukang besi, dan Ash Ibn Wail mempunyai
utang kepadaku. Aku datang kepadanya untuk menagihnya tetapi ia katakan : aku
tidak akan membayar utangku kepadamu sebelum kamu mau kufur kepada Muhammad SAW
serta kami mau menyembah kepada berhala atau Uzza, maka aku menjawab : aku
tidak mau sampai aku kufur dimatikan kelak oleh Allah jawab Ash Ibn Wail: Baik,
tunggulah, aku sampai hari itu, akan kubawakan harta dan anak, aku bayar
utangku padamu.
-
Contoh Asbabun Nuzul yang berupa pertanyaan
diriwayatkan dari Muaz Ibn Jabal
-
Bahwa ia berkata
“ya Rasulullah, Orang-orang yahudi datang kepadaku dan mengemukakan
beberapa pertanyaan tentang bulan, bukankah bulan itu selalu saja mulanya
tampak kecil, kemudian bertambah besar dan
memudar, lalu kembali mengecik seperti semula. A
Allah SWT
menurunkan ayat 189 Surat Al-Baqarah sebagai berikut :
Artinya : “Maka
bertanya kepada engkau tantang keadaan bulan
Katakanlah,
bulan itu menentukan waktu bagi manusia dan untuk (mengerjakan) Hajj”
1.3 berbilangnya
riwayat sebab Asbabun Nuzul untuk satu ayat dan sebaliknya. Dianataranya salah
satu persoalan berbilangnya riwayat sebab Asbabun Nuzul untuk salah satu
ayat dan sebaliknya maka muncul beberapa
kemungkinan sebagai berikut :
- Kedua riwayat itu yang salah satu Shahih dan yang lain tidak Shahih
- Kedua riwayat itu sama-sama dan yang satu ada dalil yang memperkuat sedangkan lain tidak ada.
- Kedua riwayat ini sama-sama shahih dan tidak ditemukan dalil yang memperkuat salah satunya, tetapi sangat komrpomikan
- Kedua riwayat itu sama-sama shahih tidak terdapat dalil yang memperkuatkan salah satunya dan kedua-duanya tidak mungkin dipakai.
Jika mendapat kasus dalam menerangkan Asbabun Nuzul suatu ayat.
Sebagaimana tersebut diatas maka melalui jalan alternatif pemecahannya adalah
sebagai berikut :
- Apabila kedua riwayat itu shahih, yang pertama menyebutkan sebab turunnya ayat dengan tegas, sementara yang kedua tidak menyebutkan secara tegas, maka yang diambil adalahriwayat yang pertama.
- Apabila kedua riwayat tersebut shahih, mungkin salah satunya ditarjihkan atau karena salah satu lagi diriwayatkan oleh perawi yang menyaksikan sendiri, maka dipilih riwayat yang lebih rajin (kuat)
- Apabila kita mengambil dua riwayat yang menerangkan Sababiyah riwayat yang lebih rajin dan lebih sahih, sementara riwayat yang lain shahih tetapi marjuh (dipandang lebih lemah), maka yang diambil adalah riwayat yang sahih.
BAB II
KESIMPULAN
A. Kesimpulan
Ayat-ayat Asbabun Nuzul adalah
turunnya suatu ayat yang mengungkapkan suatu permasalahan dan menerangkan hukum
sesuatu pada saat terjadinya suatu peristiwa.
- Ayat-ayat Asbabun Nuzul adalah ayat yang maksudnya mempunyai peran yang sangat penting karena kekuatan (keabsahan) suatu riwayat Asbabun Nuzul tergantung persoalan kuat (shahih) atau leah (dhaif) serta autentik atau palsunya hadis yang diriwayatkan.
- Wawasan tentang Asbabun Nuzul dapat memberikan pengetahuan tenatng rahasia Allah secara khusus dalam mensyri’atkan hukum-hukum agama didalam Al-Qur’an.
- Wawasan tentang Asbabun Nuzul dapat membantu dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an dan menghindarkan kesulitan
- Asbabun Nuzul berbentuk pertanyaan
- Asbabun Nuzul berbentuk peristiwa
- kedua riwayat itu yang satu dan yang lain tidak sahih
- kedua riwayat itu sama-sama shahih, tetapi yang satu ada dalilnya yang memperkuat sedangan yang lain tidak ada.
B. Saran
.
Langganan:
Postingan (Atom)


